KLIKEMPATLAWANG.ID, EMPAT LAWANG – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Rantau Kasai, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Minggu (8/2/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga unit rumah warga hangus terbakar dan sejumlah bangunan lainnya mengalami kerusakan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan laporan yang diterima petugas pemadam kebakaran, api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Akibat kejadian ini, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp600 juta.

Petugas piket Pemadam Kebakaran Kabupaten Empat Lawang menerima laporan dari Camat Lintang Kanan sekitar pukul 02.55 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas damkar yang sedang berjaga langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).

Sekitar pukul 03.13 WIB, personel Zona III Muara Pinang tiba lebih dulu di lokasi kejadian, kemudian disusul oleh personel Zona II Pendopo beberapa menit setelahnya.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api.

Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman dengan dibantu oleh warga sekitar.

Berkat kerja sama yang solid antara petugas dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar 70 menit kemudian, sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lain.

Dalam peristiwa tersebut, tiga rumah warga dilaporkan habis terbakar, masing-masing milik :

• Ahil (2 KK, 2 jiwa),

• Sada (1 KK, 2 jiwa),

• Ning (1 KK, 1 jiwa).Selain itu,

terdapat bangunan yang mengalami kerusakan berat, yakni :

• Rumah milik Cipto (1 KK, 4 jiwa),

• Satu unit bangunan PAUD/TK.

Sementara itu, satu rumah milik Naem (2 KK, 4 jiwa) mengalami kerusakan ringan akibat terdampak kebakaran.

Berdasarkan keterangan sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik.

Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut dari pihak terkait.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.

Pemerintah setempat bersama instansi terkait terus melakukan pendataan serta koordinasi untuk penanganan pascakebakaran dan bantuan bagi para korban terdampak.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *