KLIKEMPATLAWANG.ID, Empat Lawang Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh masyarakat Indonesia.
Program rekrutmen aparatur negara ini memberikan kesempatan bagi lulusan baru maupun masyarakat umum yang ingin berkarier di lingkungan pemerintahan.
Setelah terakhir kali dibuka pada Agustus 2024, banyak calon pelamar mulai menantikan informasi terkait kemungkinan dibukanya kembali seleksi CPNS pada tahun 2026.
Sejumlah sinyal dari pemerintah menunjukkan bahwa peluang pembukaan seleksi tersebut cukup besar, terutama untuk memenuhi kebutuhan pegawai di berbagai instansi pemerintah.
Informasi ini tentu menjadi perhatian penting bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan diri mengikuti seleksi CPNS.
Untuk itu, berikut penjelasan mengenai sinyal pembukaan CPNS 2026, perkiraan kebutuhan pegawai, serta strategi yang dapat dipersiapkan oleh calon pelamar.
Sinyal Pembukaan CPNS 2026
Pemerintah memberikan indikasi bahwa seleksi CPNS berpotensi kembali dibuka pada tahun 2026.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini.
Menurutnya, pemerintah saat ini masih dalam tahap awal mempersiapkan kebutuhan formasi pegawai negeri sipil.
Persiapan tersebut mencakup perhitungan kebutuhan kompetensi pegawai di setiap instansi hingga pembahasan kesiapan anggaran bersama Kementerian Keuangan.
“Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan terkait kesiapan anggaran.
Tidak bisa tiba-tiba diumumkan begitu saja.
Harus diketahui terlebih dahulu kebutuhan kompetensinya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PAN-RB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Rini menjelaskan bahwa proses perencanaan rekrutmen CPNS memang membutuhkan waktu karena pemerintah harus memastikan jumlah formasi yang benar-benar dibutuhkan oleh setiap instansi.
Ia juga berharap seleksi CPNS dapat dilaksanakan pada 2026.
Hal ini mengingat banyaknya aparatur sipil negara yang akan memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun ke depan.
“Mudah-mudahan pada 2026 tes CPNS bisa kembali dibuka,” tambahnya.
Berdasarkan data pemerintah, sekitar 160.000 aparatur sipil negara diperkirakan memasuki masa pensiun pada 2025.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan pegawai baru menjadi cukup besar agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Karena itu, pemerintah mempertimbangkan pembukaan seleksi CPNS 2026 untuk mengisi kekosongan tersebut.
Rekrutmen ini juga diperkirakan akan memberikan peluang besar bagi lulusan baru atau fresh graduate.
Namun demikian, sebelum seleksi diumumkan secara resmi, pemerintah masih harus melakukan kajian kebutuhan kompetensi serta koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Instansi yang Relatif Sepi Peminat pada CPNS 2025
Sambil menunggu kepastian pembukaan CPNS 2026, calon pelamar juga dapat mempelajari pola peminat pada seleksi sebelumnya.
Data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada seleksi CPNS 2025 menunjukkan ada sejumlah kementerian dan lembaga yang jumlah pendaftarnya relatif lebih sedikit dibandingkan instansi lainnya.
Minimnya peminat pada beberapa instansi biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Di antaranya jumlah formasi yang terbatas, persyaratan jurusan yang spesifik, hingga lokasi penempatan kerja yang jauh dari pusat kota.
Selain itu, informasi mengenai gaji, jenjang karier, serta lokasi penempatan juga sering menjadi pertimbangan pelamar dalam memilih instansi tujuan.
Memahami data instansi dengan jumlah pelamar yang lebih sedikit dapat menjadi salah satu strategi bagi peserta untuk meningkatkan peluang lolos seleksi CPNS.
Berikut sejumlah kementerian dan lembaga yang tercatat memiliki jumlah pelamar relatif sedikit pada seleksi CPNS 2025 berdasarkan data BKN:
- Sekretariat Jenderal MPR – 548 pendaftar, 490 pelamar telah submit.
- Sekretariat Jenderal Komnas HAM – 507 pendaftar, 448 pelamar submit.
- Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) – 896 pendaftar, 820 pelamar submit.
- Kementerian PAN-RB – 474 pendaftar, 401 pelamar submit.
- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan – 385 pendaftar, 133 pelamar submit.
- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) – 886 pendaftar, 769 pelamar submit.
- Badan Narkotika Nasional (BNN) – 1.224 pendaftar, 376 pelamar submit.
- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) – 1.010 pendaftar, 941 pelamar submit.
- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) – 485 pendaftar, 334 pelamar submit.
- Badan Informasi Geospasial (BIG) – 1.208 pendaftar, 1.009 pelamar submit.
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) – 3.967 pendaftar, 1.619 pelamar submit.
- Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) – 2.231 pendaftar, 1.976 pelamar submit.
- Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial – 1.045 pendaftar, 890 pelamar submit.
- Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) – 1.937 pendaftar, 1.838 pelamar submit.
- Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan – 1.459 pendaftar, 1.287 pelamar submit.
Peluang CPNS 2026
Sinyal pembukaan CPNS 2026 menjadi peluang besar bagi masyarakat yang ingin berkarier sebagai aparatur sipil negara.
Pemerintah masih mempersiapkan berbagai hal sebelum pengumuman resmi dilakukan, termasuk perhitungan kebutuhan pegawai dan kesiapan anggaran.
Sambil menunggu informasi resmi dari pemerintah, calon pelamar disarankan mulai mempersiapkan diri dengan mempelajari materi tes berbasis CAT serta menentukan instansi yang memiliki peluang lebih besar berdasarkan data seleksi sebelumnya.*









