KLIKEMPATLAWANG.ID, Empat Lawang — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Statistik dan Persandian Kabupaten Empat Lawang menggelar kegiatan Exapose Capaian Kabupaten Empat Lawang Tahun 2025 sebagai langkah strategis dalam memperkuat keterbukaan informasi publik serta meningkatkan kualitas publikasi program dan kegiatan pemerintah daerah.

Kegiatan ini menjadi forum penting bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi sekaligus menegaskan komitmen dalam menyampaikan informasi pembangunan secara transparan, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Exapose capaian juga diarahkan untuk mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih aktif dan konsisten dalam mendokumentasikan serta mempublikasikan setiap kegiatan yang dilaksanakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Empat Lawang, Sumitro Sukma Bahagia, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Menurutnya, setiap program dan kegiatan OPD harus dapat diketahui oleh masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah atas pelaksanaan pembangunan.

“Kami mendorong keterbukaan informasi publik. Setiap kegiatan OPD perlu dipublikasikan agar dapat diketahui oleh masyarakat luas. Ini bukan hanya soal publikasi, tetapi juga bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah kepada publik,” ujar Sumitro.

Ia menegaskan bahwa Dinas Kominfo terus mendorong OPD untuk memanfaatkan Madani Digital Platform sebagai sistem informasi terintegrasi dalam menyampaikan kegiatan dan capaian kinerja.

“Jika seluruh kegiatan OPD masuk ke dalam sistem Madani Digital Platform, maka informasi tersebut dapat terdokumentasi dengan baik dan diekspos secara luas melalui berbagai kanal komunikasi pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sumitro berharap seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dapat memperkuat sinergi dengan Dinas Kominfo dalam hal publikasi, baik melalui media massa maupun media digital, sehingga informasi pembangunan dapat tersampaikan secara merata dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empat Lawang, Rody Hartono, menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara OPD dan insan pers sebagai mitra strategis pemerintah.

Rody menyampaikan bahwa di era digital saat ini, penyebaran informasi kepada masyarakat menjadi semakin cepat dan mudah, terutama dengan dukungan media sosial dan media online.

“Saya yakin seluruh OPD di Kabupaten Empat Lawang sudah memiliki media sosial. Semua kegiatan OPD dapat disampaikan kepada masyarakat melalui platform tersebut,” ungkap Rody.

Ia juga meluruskan persepsi bahwa setiap pemberitaan selalu berbayar.

Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab profesional untuk menyampaikan informasi kepada publik, termasuk kegiatan pemerintah daerah.

“Tidak semua berita itu berbayar. Jika ada kegiatan, silakan disampaikan. Kalau memang tidak ada anggaran, jangan ragu untuk menyampaikan apa adanya. Tetap akan dipublikasikan karena itu merupakan tugas kami sebagai wartawan,” tegasnya.

Rody menambahkan bahwa wartawan merupakan mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara objektif dan berimbang.

“Jangan takut kepada wartawan, karena kami adalah mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Soni Pertama Subuh selaku pendamping Narasumber menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik juga harus diiringi dengan upaya membangun citra positif dan branding daerah melalui strategi komunikasi yang tepat.

Menurut Soni, pemanfaatan media sosial secara optimal menjadi salah satu kunci utama dalam membentuk persepsi publik terhadap kinerja dan arah pembangunan pemerintah daerah.

“Peningkatan citra positif daerah tidak bisa dilepaskan dari bagaimana pemerintah hadir di ruang digital. Media sosial saat ini menjadi sarana yang sangat efektif untuk membangun branding Kabupaten Empat Lawang secara cepat, luas, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa konsistensi pesan, keseragaman narasi antar-OPD, serta pengelolaan konten yang informatif dan menarik akan sangat berpengaruh dalam memperkuat citra Kabupaten Empat Lawang di mata masyarakat.

“Jika informasi disampaikan secara konsisten, terarah, dan mudah dipahami, maka kepercayaan publik akan tumbuh, dan citra positif daerah akan terbentuk dengan sendirinya,” tutup Soni.

Melalui kegiatan Exapose Capaian Kabupaten Empat Lawang Tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keterbukaan informasi publik, meningkatkan kualitas komunikasi pemerintah, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses pembangunan daerah.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *