KLIKEMPATLAWANG.ID, Empat Lawang – Musibah Kebakaran Kembali menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Empat Lawang setelah kobaran api menghanguskan sejumlah rumah warga di Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat.

Peristiwa yang terjadi pada siang hari itu menyebabkan kepanikan warga karena api dengan cepat membesar dan menjalar ke permukiman padat penduduk.

Musibah Kebakaran Kembali yang melanda kawasan Kampung II Desa Lingge tersebut mengakibatkan belasan rumah terdampak.

Kondisi bangunan yang mayoritas berbahan kayu serta cuaca panas membuat api sulit dikendalikan pada saat awal kejadian, sehingga warga harus berjibaku melakukan pemadaman secara mandiri sambil menyelamatkan barang berharga milik korban.

Pemerintah daerah bersama petugas pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Musibah Kebakaran Kembali ini pun diperkirakan menimbulkan kerugian materi hingga miliaran rupiah, meski dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Empat Lawang.

Kali ini, api melahap permukiman warga di Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat, pada Rabu (22/4/2026), sekitar pukul 10.20 WIB.

Peristiwa bermula dari salah satu rumah milik warga bernama Anang Soy (55)

.Saat kejadian, kondisi lingkungan tengah sepi karena sebagian warga sedang beraktivitas, sehingga api yang mulai muncul tidak langsung diketahui.

Kebakaran baru disadari ketika api sudah membesar dan menghanguskan bagian rumah.

Asap tebal yang membumbung tinggi memicu kepanikan warga sekitar yang langsung berusaha memberikan pertolongan.

Dalam waktu singkat, kobaran api menjalar ke bangunan lain di kawasan Kampung II Desa Lingge.

Material rumah yang mayoritas berbahan kayu membuat api dengan mudah menyebar, ditambah kondisi cuaca panas yang mempercepat proses pembakaran.

Warga secara spontan bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Di sisi lain, mereka juga berupaya menyelamatkan barang-barang milik korban dari dalam rumah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Supriyadi, mengungkapkan pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk mengendalikan situasi.

“Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam sejak petugas tiba di lokasi.

Api berhasil dikendalikan berkat kerja sama antara petugas dan masyarakat.

Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, dari total 13 rumah yang terdampak, delapan unit rumah dilaporkan habis terbakar.

Sementara satu unit mengalami kerusakan berat dan empat unit lainnya hanya mengalami kerusakan ringan.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Namun, kerugian materi yang dialami warga diperkirakan mencapai Rp4,5 miliar.

Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan bantuan bagi warga terdampak untuk meringankan beban pascakebakaran.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *