KLIKEMPATLAWANG.ID, Empat Lawang – Empat dari lima tahanan yang menghuni Sel Nomor 2 Rumah Tahanan Mapolres Empat Lawang dilaporkan melarikan diri setelah berhasil menjebol teralis besi ventilasi udara di dalam sel, Selasa (2/6/2026) dini hari.
Peristiwa kaburnya para tahanan tersebut diketahui sekitar pukul 02.00 WIB saat petugas piket melakukan pemeriksaan rutin dan pengecekan berkala yang dilaksanakan oleh Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Empat Lawang.
Dari informasi yang diperoleh, aksi pelarian tersebut diduga telah direncanakan secara matang.
Salah seorang tahanan yang memilih tidak ikut kabur mengungkapkan bahwa proses merusak teralis besi ventilasi dilakukan secara bertahap selama beberapa hari terakhir.
Menurut keterangannya, para tahanan menggesek bagian besi ventilasi sedikit demi sedikit hingga akhirnya berhasil membuat lubang yang cukup besar untuk digunakan sebagai jalur pelarian.
Setelah berhasil merusak teralis, keempat tahanan tersebut memanjat dinding sel dan melarikan diri melalui ventilasi udara.
Mereka diduga menggunakan kain yang dirangkai menjadi tali untuk membantu proses turun dari bagian atas bangunan.
Saat petugas jaga yang terdiri dari Bripka Erwin, Brigpol Ony, dan Brigpol Yoga melakukan pengecekan ke Sel Blok 2, mereka menemukan hanya satu tahanan yang masih berada di dalam ruangan.
Tahanan tersebut diketahui bernama Tri Saputra yang saat itu sedang tertidur.
Identitas Empat Tahanan yang KaburBerdasarkan data yang dihimpun, empat tahanan yang melarikan diri berasal dari kasus tindak pidana narkotika dan kriminal umum. Mereka adalah :
- Febri Andi Kaspura (36), tersangka kasus narkotika, warga Desa Batu Raja Lama, Kecamatan Tebing Tinggi.
- Pigo Ardiansyah (22), tersangka kasus Pasal 476 KUHP, warga Desa Tanjung Tawang, Kecamatan Muara Pinang.
- Badri (42), tersangka kasus narkotika, warga Desa Pagar Jati, Kecamatan Pasemah Air Keruh.
- Irianto alias Yanto (45), tersangka kasus kriminal umum, warga Desa Babatan, Kecamatan Lintang Kanan.
Sementara itu, Tri Saputra (29), warga Kelurahan Kelumpang Jaya yang berprofesi sebagai tukang pangkas rambut, kini dimintai keterangan oleh penyidik untuk membantu proses penyelidikan terkait kaburnya para tahanan tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan upaya pencarian terhadap empat tahanan yang melarikan diri.
Sementara itu, Polres Empat Lawang belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian maupun perkembangan proses pengejaran para buronan tersebut.*











