KLIKEMPATLAWANG.ID, Para pemain yang untuk pertama kalinya tampil di Liga Champions musim 2026/27 akan mendapatkan tanda khusus pada jersey mereka.
UEFA menyiapkan emblem debut yang dipasang di bagian lengan jersey pemain yang menjalani pertandingan perdana di kompetisi elite antarklub Eropa tersebut.
Emblem ini menjadi penanda bagi pemain yang baru merasakan atmosfer Liga Champions.
Kehadiran emblem tersebut merupakan bagian dari inovasi UEFA bersama Fanatics, perusahaan merchandise olahraga.
Emblem Debutan Liga Champions Bisa Jadi Kartu Koleksi

Menariknya, emblem yang dikenakan pemain debutan tidak hanya berfungsi sebagai tanda khusus.
Setelah pertandingan berakhir, emblem tersebut akan diserahkan kepada Fanatics.
Selanjutnya, emblem dikirim ke Topps, perusahaan kartu koleksi yang berada di bawah naungan Fanatics.
Emblem debut tersebut kemudian akan diubah menjadi kartu koleksi khusus yang dilengkapi tanda tangan pemain.
Konsep serupa sebelumnya telah digunakan pada Piala Dunia 2026.
Sejumlah pemain, termasuk Noni Madueke dan Anthony Gordon, pernah mengenakan emblem debut tersebut.
Kini, inovasi itu diterapkan dalam sepak bola klub Eropa.
Program tersebut mulai diberlakukan ketika fase liga Liga Champions 2026/27 bergulir.
Dua pemain Manchester United, Bryan Mbeumo dan Carlos Baleba, termasuk nama yang dijadwalkan menjalani debut di Liga Champions.
Emblem khusus ini nantinya juga diterapkan dalam sepak bola wanita.
Penerapannya dijadwalkan dimulai pada Liga Champions Wanita musim 2027/28.
UEFA Perpanjang Kerja Sama dengan Fanatics
Kolaborasi terkait emblem debut tersebut menjadi bagian dari kemitraan jangka panjang UEFA dan Fanatics.
Konsep serupa sebelumnya telah diterapkan dalam kompetisi NBA.
Salah satu kartu yang menarik perhatian adalah rookie debut patch bertanda tangan milik Cooper Flagg.
Kartu tersebut diperkirakan dapat mencapai nilai hingga 5 juta dolar AS atau sekitar Rp88,5 miliar.
UEFA dan Fanatics pertama kali menjalin kerja sama pada 2022.
Kedua pihak kemudian menyepakati perpanjangan kontrak jangka panjang hingga 2033.
Presiden UEFA Aleksander Ceferin menyambut positif kelanjutan kerja sama tersebut.
Menurut Ceferin, Fanatics memiliki kemampuan untuk membuat momen besar dalam olahraga menjadi lebih istimewa.
“Fanatics tahu betul cara menjadikan momen-momen besar terasa istimewa.
Kami sangat antusias menyambut langkah selanjutnya,” ujar Ceferin.











