KLIKEMPATLAWANG.ID, Palembang – Andie Dinialdie berpeluang menjadi calon tunggal dalam pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2026–2031.
Hingga penutupan masa pendaftaran bakal calon pada 1 Agustus 2026, hanya dirinya yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pencalonan.
Ketua Tim Verifikasi Pencalonan, Surya R., mengatakan proses pendaftaran resmi telah berakhir dan hanya terdapat satu nama yang memenuhi tahapan administrasi awal.
“Sampai penutupan pendaftaran pada 1 Agustus 2026, hanya Andie Dinialdie yang mengambil dan mengembalikan formulir,” ujar Surya, Minggu (2/8/2026).
Meski demikian, Surya menegaskan keputusan akhir mengenai jumlah calon yang akan bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI tetap berada di tangan forum Musda.
Musda XI Golkar Sumsel Digelar 1–2 Agustus 2026
Sebelumnya, DPD Partai Golkar Sumsel telah menjadwalkan pelaksanaan Musda XI pada 1–2 Agustus 2026 di Hotel Aryaduta Palembang.
Agenda utama Musda adalah memilih Ketua DPD Golkar Sumsel periode 2026–2031 sekaligus menyusun kepengurusan baru.
Ketua Steering Committee (SC) Musda, Anita Noeringhati, menyampaikan seluruh tahapan pelaksanaan telah disusun sesuai Surat Keputusan DPD Partai Golkar Sumsel.
Menurutnya, proses pendaftaran, pengembalian formulir, hingga verifikasi berkas berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Aula Kantor DPD Partai Golkar Sumsel, Jalan Aerobik POM IX, Palembang.
Syarat Dukungan Minimal 30 Persen Suara
Anita menjelaskan, seluruh mekanisme pencalonan mengacu pada AD/ART Partai Golkar, Peraturan Organisasi, serta petunjuk pelaksanaan (juklak) Musda.
Selain memenuhi persyaratan administrasi, setiap bakal calon diwajibkan memperoleh dukungan sedikitnya 30 persen dari total pemilik hak suara atau sekitar tujuh suara.
Ia juga menegaskan bahwa bakal calon wajib memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Golkar.
Namun, bagi kepala daerah yang belum genap lima tahun menjadi kader, terdapat kemungkinan memperoleh diskresi langsung dari Ketua Umum Partai Golkar.
“Diskresi hanya dapat diberikan oleh Ketua Umum dan berlaku bagi kepala daerah yang memenuhi ketentuan,” jelas Anita.
Panitia Ingatkan Soal Dukungan Ganda
Dalam kesempatan itu, Anita turut mengingatkan seluruh pihak agar menghindari praktik dukungan ganda dalam proses pencalonan karena dapat berakibat pada tidak sahnya dukungan tersebut.
Panitia, lanjutnya, hanya akan mengakui dukungan yang sesuai dengan ketentuan dalam juklak Musda.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC), H. Rudi Apriadi, memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan Musda, mulai dari administrasi, transportasi, hingga akomodasi peserta telah dipersiapkan.
Musda XI Partai Golkar Sumsel dijadwalkan dihadiri Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, jajaran DPP Partai Golkar, pengurus DPD kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, organisasi pendiri dan sayap partai, serta anggota Fraksi Partai Golkar tingkat provinsi.











