KLIKEMPATLAWANG.ID, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menunjukkan respons tanggap terhadap bencana kebakaran yang menimpa warga Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat.
Pada Kamis (23/4/2026), jajaran pemerintah daerah turun langsung ke lokasi guna menyalurkan bantuan sekaligus memastikan kondisi masyarakat terdampak.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Empat Lawang bersama unsur pimpinan daerah lainnya.
Turut hadir Wakil Bupati, Ketua DPRD, pihak kepolisian, serta sejumlah kepala OPD yang ikut memantau situasi di lapangan.
Selain pejabat tingkat kabupaten, kehadiran juga diperkuat oleh camat dari beberapa wilayah seperti Pendopo Barat, Sikap Dalam, dan Pendopo Induk.
Aparat TNI melalui Babinsa serta perangkat desa setempat turut ambil bagian dalam penanganan pasca-kejadian.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan empati mendalam kepada warga yang terdampak.
Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir tidak hanya sebagai penyalur bantuan, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat hingga kondisi kembali stabil.
“Pemerintah daerah akan terus memastikan warga terdampak mendapatkan perhatian dan dukungan yang dibutuhkan sampai benar-benar pulih,” tegasnya.
Adapun bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok sehari-hari, seperti bahan makanan, perlengkapan istirahat, pakaian, serta logistik penting lainnya.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang kehilangan harta benda akibat kebakaran.
Di sela kegiatan, rombongan juga melakukan komunikasi langsung dengan korban untuk menggali kebutuhan prioritas yang masih diperlukan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan berjalan tepat sasaran.
Solidaritas antar wilayah di Kabupaten Empat Lawang terlihat jelas dari keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini.
Dukungan lintas sektor menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi darurat.
Masyarakat Desa Lingge pun mengaku terbantu dengan kehadiran pemerintah dan seluruh pihak terkait.
Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi.*











