KLIKEMPATLAWANG.ID, Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 tetap berlangsung sesuai jadwal pada bulan April.

Untuk tingkat SMP, TKA kelas 9 dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026.

Sementara itu, siswa kelas 6 SD akan mengikuti ujian yang sama pada 20–30 April 2026.

Mu’ti menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaan TKA secara nasional telah matang. Berbagai simulasi dan uji coba telah dilakukan di hampir seluruh daerah guna memastikan ujian berjalan lancar.

Menurutnya, kesiapan teknis menjadi faktor penting agar pelaksanaan TKA tidak mengalami kendala berarti.

Ia pun optimistis ujian ini dapat berlangsung sesuai rencana.

Tekankan Nilai Kejujuran dan Kegembiraan

Dalam pelaksanaannya, Mendikdasmen menekankan pentingnya nilai kejujuran.

Ia mengimbau para siswa untuk mengerjakan soal dengan jujur tanpa melakukan kecurangan.

Selain itu, siswa juga diminta menjalani TKA dengan perasaan senang, bukan tekanan. Ia mengingatkan agar orang tua maupun lingkungan sekitar tidak menakut-nakuti siswa terkait ujian tersebut.

Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana ujian yang sehat dan mendukung perkembangan mental peserta didik.

TKA Bukan Penentu Kelulusan

Mu’ti menjelaskan bahwa hasil TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Namun, nilai tersebut tetap memiliki peran penting dalam mengevaluasi kualitas pembelajaran.

Hasil TKA nantinya akan dikombinasikan dengan nilai rapor serta prestasi lain dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya melalui jalur prestasi.

Penilaian jalur ini mencakupi :

  • Nilai akademik (rapor dan TKA)
  • Prestasi non-akademik seperti olahraga dan seni
  • Pengalaman kepemimpinan di sekolah

Materi Ujian Lebih Sederhana

Untuk materi yang diujikan, pemerintah menetapkan hanya dua mata pelajaran utama dalam TKA nasional, yaitu :

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia

Sementara mata pelajaran lainnya akan diserahkan kepada kebijakan masing-masing sekolah.

Dengan skema ini, pemerintah berharap TKA dapat menjadi alat ukur kemampuan akademik yang lebih fokus, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *