KLIKEMPATLAWANG.ID, Empat Lawang – Niat menanamkan kecintaan terhadap ibadah sejak dini dilakukan oleh pasangan H. Joni Ismail, S.Pd., M.Pd. dan Hj. Eva Lestari, S.Pd.I.

Keduanya mendaftarkan putrinya, Ledis Najwa Afsena, untuk menunaikan ibadah haji saat masih berusia 12 tahun.

Ledis Najwa Afsena merupakan santri Kelas VII Pondok Bin Baz 9 Darussalam Musi Rawas.

Pendaftaran haji tersebut dilakukan orang tuanya sebagai bentuk ikhtiar untuk menanamkan niat beribadah sejak dini serta mempersiapkan putrinya untuk menjalankan Rukun Islam yang kelima.

Dengan usianya yang masih 12 tahun, Ledis Najwa Afsena tercatat sebagai salah satu pendaftar haji termuda di Kabupaten Empat Lawang.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, Ledis mendapatkan nomor antrean keberangkatan dengan masa tunggu sekitar 26 tahun.

Masa tunggu yang panjang tersebut tidak menyurutkan niat keluarga untuk mendaftarkan Ledis sejak usia muda.

Orang Tua Ingin Tanamkan Niat Ibadah Sejak Dini

H. Joni Ismail, S.Pd., M.Pd. dan Hj. Eva Lestari, S.Pd.I. menyampaikan bahwa pendaftaran haji untuk putrinya dilakukan sebagai bentuk ikhtiar orang tua dalam menanamkan niat beribadah sejak dini.

Bagi keduanya, mendaftarkan haji bukan hanya persoalan mendapatkan nomor antrean keberangkatan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan dan pembentukan niat anak agar sejak muda memiliki keinginan untuk menjalankan Rukun Islam yang kelima.

Sebagai orang tua, keduanya berharap Ledis dapat terus belajar, memperdalam ilmu agama, menjaga niat, serta mempersiapkan diri selama masa menunggu keberangkatan ke Tanah Suci.

Mereka juga berharap ketika waktunya tiba, Ledis dapat berangkat dalam keadaan sehat dan siap secara lahir maupun batin untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi bentuk doa dan harapan orang tua agar putrinya kelak dapat menjadi anak yang salehah serta memiliki kecintaan terhadap ibadah.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Empat Lawang Apresiasi Niat Orang Tua

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Empat Lawang, H. Moch. Sirojudin, turut menyampaikan rasa syukur atas adanya pendaftaran haji tersebut.

Menurutnya, langkah orang tua mendaftarkan anak untuk berhaji sejak usia muda diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Muslim dan Muslimah agar semakin mengutamakan niat beribadah serta memiliki semangat untuk menjalankan Rukun Islam yang kelima.

“Turut bersyukur, semoga menjadi inspirasi bagi para generasi muda Muslim dan Muslimah untuk mengutamakan niat ibadah menjalankan Rukun Islam kelima,” ujar H. Moch. Sirojudin.

Ia juga berharap niat baik kedua orang tua tersebut menjadi amal kebaikan sekaligus ibadah jariyah melalui putra-putrinya yang pada saatnya nanti berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

“Semoga niat baik orang tua menjadi amal kebaikan dan ibadah jariyah dari putra-putrinya yang pada saatnya nanti berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji,” lanjutnya.

Menjadi Inspirasi bagi Generasi Muda

Pendaftaran haji Ledis Najwa Afsena di usia 12 tahun menjadi gambaran bahwa persiapan untuk menunaikan ibadah haji dapat dilakukan sejak dini.

Masa tunggu yang panjang dapat menjadi kesempatan bagi Ledis untuk terus mempersiapkan diri, baik dari sisi ilmu agama, mental, maupun kesiapan fisik.

Sebagai seorang santri, Ledis diharapkan dapat terus memperdalam ilmu agama dan menjaga niat hingga tiba waktunya untuk memenuhi panggilan ke Tanah Suci.

Langkah keluarga tersebut juga menjadi pesan bahwa menunaikan ibadah haji membutuhkan niat dan ikhtiar.

Dengan pendaftaran sejak dini, keluarga berharap cita-cita untuk menunaikan Rukun Islam kelima dapat terwujud ketika tiba waktunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *