KLIKEMPATLAWANG.ID, Empat Lawang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang menggelar Fit and Proper Test bagi calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan dari 10 kecamatan di Kabupaten Empat Lawang.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Khalisa Tebing Tinggi, Sabtu (13/6/2026), diikuti lebih dari 50 kader partai yang siap mengemban tugas kepemimpinan di tingkat kecamatan.

Pelaksanaan Fit and Proper Test ini menjadi bagian dari upaya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memastikan kepemimpinan partai di tingkat kecamatan diisi oleh kader-kader yang memiliki kapasitas, loyalitas, dan komitmen terhadap perjuangan partai serta kepentingan rakyat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan Ade Kurniawan, A.Md., Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang Suparwanhar, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang Siswo Pranoto, S.Pd., M.Si., anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Empat Lawang, jajaran pengurus DPC, serta para kader partai.

Dalam sambutan Ketua DPC yang disampaikan Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang, Siswo Pranoto, S.Pd., M.Si., ditegaskan bahwa proses seleksi ini bukan hanya untuk memilih pengurus, tetapi juga menyiapkan kader-kader terbaik yang mampu menjalankan tugas partai di tengah masyarakat.

Menurut Siswo, Ketua PAC dan seluruh jajaran pengurus memiliki peran penting sebagai ujung tombak partai yang langsung berhadapan dengan masyarakat dalam menyerap aspirasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

“PDI Perjuangan bukan partai yang hanya berorientasi pada kekuasaan atau jabatan.

Partai ini lahir dari semangat perjuangan rakyat dan harus terus berada di tengah rakyat.

Karena itu, setiap kader harus mampu mendengarkan suara masyarakat, memahami kebutuhan rakyat, dan memperjuangkan kepentingan mereka melalui kerja-kerja nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan struktur partai harus dibarengi dengan penguatan kerja politik yang berpihak kepada rakyat.

Menurutnya, keberadaan PAC tidak hanya sebagai struktur organisasi, tetapi juga sebagai wadah perjuangan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di setiap kecamatan.

“Ketua PAC dan seluruh kader harus menjadi penggerak di tengah masyarakat.

Hadir saat rakyat membutuhkan, membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat, serta menjaga kepercayaan rakyat kepada partai.

Inilah makna sesungguhnya dari politik kerakyatan yang selama ini menjadi ruh perjuangan PDI Perjuangan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *