KLIKEMPATLAWANG.ID, Jakarta – BYON Combat Showbiz Volume 8 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) malam, berlangsung meriah dengan menghadirkan 13 pertarungan.

Ajang tersebut mempertemukan sejumlah fighter dari Indonesia dan mancanegara dalam pertandingan penuh gengsi.

Dari 13 laga yang digelar, terdapat lima pertarungan utama yang menjadi sorotan penonton.

Selain mengejar kemenangan, para fighter juga memperebutkan kesempatan tampil di BYON World Grand Prix yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember 2026.

Pada pertandingan pembuka, Topnoi Kirwam menghadapi Ikhsan Lani dalam duel kickstriking kelas lightweight.

Topnoi tampil dominan dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Tiga juri kemudian sepakat memberikan kemenangan angka mutlak kepada Topnoi yang memiliki julukan The Lucky Left.

Laga berikutnya mempertemukan dua petarung asal Turki, Omer Cavgin dan Serdar Sayik.

Keduanya tampil agresif dalam duel kickstriking kelas lightweight.

Omer Cavgin akhirnya meraih kemenangan melalui split decision.

Hasil tersebut sekaligus membuat Omer mendapatkan tiket menuju BYON World Grand Prix.

Pada pertandingan ketiga, Yusuf Polat berhadapan dengan Idris Khan.

Yusuf berhasil menghentikan pertandingan melalui kemenangan technical knockout atau TKO.

Sebuah head kick keras dari Yusuf membuat Idris Khan terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertandingan.

Wasit kemudian menghentikan duel demi keselamatan Idris dan memberikan kemenangan kepada Yusuf Polat.

Pertarungan selanjutnya mempertemukan Boy Prata dengan Hakim Feadi.

Kedua fighter terlibat aksi saling serang sepanjang pertandingan.

Boy Prata akhirnya keluar sebagai pemenang melalui split decision.

Sementara itu, KKBayan berhasil mengalahkan Juang Kadja lewat unanimous decision setelah menjalani pertarungan yang cukup ketat.

Winona Karamoy juga meraih hasil positif saat berhadapan dengan Dinda Arimbi atau Diby.

Winona tampil lebih unggul dan berhasil mengamankan kemenangan melalui unanimous decision.

Pada pertandingan lainnya, Amir Zolfi berhasil mengatasi perlawanan Haris Haiqal.

Amir dinyatakan menang melalui unanimous decision.

Duel Aaron Clarke melawan Umarusman juga berlangsung sengit.

Petarung asal Irlandia tersebut tampil agresif sejak awal dan terus memberikan tekanan kepada lawannya.

Aaron Clarke akhirnya meraih kemenangan TKO setelah wasit menghentikan pertandingan.

The Bounty Hunter, julukan Aaron Clarke, juga berhak mendapatkan tiket menuju BYON World Grand Prix Desember mendatang.

Pertandingan Nelson Julianto melawan Fahri Alamsyah tidak kalah menarik.

Meski memiliki persiapan terbatas dan menghadapi lawan baru, Nelson tetap mampu tampil percaya diri.

The Mollucans, julukan Nelson Julianto, tampil dominan hingga akhirnya menang melalui unanimous decision.

Kemenangan tersebut membuat Nyong Nelson menjadi wakil Indonesia pertama yang memastikan tiket ke BYON World Grand Prix.

Duel perebutan gelar ICB National Featherweight mempertemukan Wong Jhonson Wijaya atau Jhon dengan Andi Cobra.

Jhon tampil agresif dengan melancarkan pukulan bertubi-tubi yang sulit dihindari Andi.

Wasit akhirnya menghentikan pertandingan setelah Andi dinilai tidak mampu melanjutkan pertarungan.

Wong Jhonson Wijaya kemudian dinyatakan menang TKO dan sukses mengamankan kemenangan sebagai The Brazen.

Pada partai utama, Jeka Saragih berhadapan dengan Ammarul Shafiq.

Duel tersebut justru berlangsung singkat dan berakhir pada ronde pertama.

Ammarul yang memiliki keunggulan dari sisi jangkauan dan postur mampu memanfaatkan kelebihannya untuk memberikan tekanan kepada Jeka.

Serangan knee Ammarul membuat Jeka Saragih terjatuh.

Wasit kemudian menghentikan pertandingan dan memberikan kemenangan KO kepada Ammarul Shafiq.

Hasil tersebut sekaligus menjadi penutup BYON Combat Showbiz Volume 8.

Ammarul Shafiq sukses mengalahkan Jeka Saragih melalui KO pada ronde pertama dalam laga utama yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *