KLIKEMPATLAWANG.ID, Pagar Alam – Hamparan hijau yang membentang luas di kawasan dataran tinggi Pagar Alam menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.
Salah satu destinasi unggulan yang kini semakin populer adalah wisata kebun teh yang terletak di lereng Gunung Dempo.
Keindahan alam yang asri, udara sejuk, serta panorama perbukitan menjadikan tempat ini sebagai tujuan favorit bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Kebun teh di Pagar Alam dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara VII dan telah lama menjadi salah satu sentra produksi teh di Sumatera Selatan.
Selain berfungsi sebagai lahan produksi, kawasan ini kini dikembangkan menjadi objek wisata yang menawarkan pengalaman edukatif sekaligus rekreatif.
Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses budidaya teh, mulai dari pemetikan daun hingga pengolahan awal sebelum menjadi produk siap konsumsi.
Pemandangan di kebun teh ini didominasi oleh barisan tanaman teh yang tersusun rapi mengikuti kontur perbukitan.
Pada pagi hari, kabut tipis sering menyelimuti area perkebunan, menciptakan suasana yang tenang dan menenangkan.
Tidak sedikit wisatawan yang memanfaatkan momen ini untuk berfoto atau sekadar menikmati udara segar khas pegunungan.
Salah satu pengunjung, Rina (28), mengaku terkesan dengan keindahan alam yang ditawarkan.
“Tempatnya sangat cocok untuk refreshing.
Udara di sini sejuk, pemandangannya juga luar biasa. Sangat berbeda dengan suasana di kota,” ujarnya saat ditemui di lokasi wisata.
Pemerintah daerah melalui Pemerintah Kota Pagar Alam terus mendorong pengembangan sektor pariwisata, termasuk kebun teh, sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.
Berbagai fasilitas pendukung seperti area parkir, spot foto, serta jalur trekking mulai dibenahi untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Selain itu, wisata kebun teh juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Banyak warga yang memanfaatkan peluang dengan membuka usaha kecil seperti warung makan, penyewaan kendaraan, hingga penjualan produk lokal khas Pagar Alam.
Hal ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata mampu menjadi penggerak ekonomi berbasis masyarakat.
Meski memiliki potensi besar, pengelolaan wisata kebun teh masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti akses jalan yang perlu perbaikan serta promosi yang belum maksimal.
Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi wisata ini.
Dengan keindahan alam yang memukau dan potensi ekonomi yang menjanjikan, wisata kebun teh Pagar Alam diharapkan dapat terus berkembang sebagai destinasi unggulan di Sumatera Selatan.
Lebih dari sekadar tempat rekreasi, kawasan ini menjadi representasi harmoni antara alam, ekonomi, dan budaya lokal yang patut dilestarikan.*










